PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan komitmennya untuk mengatasi permasalahan banjir di wilayahnya melalui program normalisasi drainase secara masif.

Dia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya telah memproyeksikan normalisasi drainase sepanjang 23.696 meter atau sekitar 23,7 kilometer yang ditargetkan selesai dalam satu periode kepemimpinannya.

Langkah ini dipandang sebagai solusi jangka panjang untuk meminimalisir dampak genangan air yang kerap melanda sejumlah kawasan di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.

Fairid menjelaskan bahwa program normalisasi drainase ini akan dilaksanakan secara bertahap dan terencana dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

"Prioritas utama akan diberikan kepada wilayah-wilayah yang sering terdampak banjir dan memiliki sistem drainase yang kondisinya memprihatinkan. Selain itu, Pemko juga akan melakukan pemetaan secara detail untuk mengidentifikasi titik-titik krusial yang memerlukan penanganan segera," katanya, Jumat, 18 April 2025.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan bahwa keberhasilan program normalisasi drainase ini tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat.

Ia mengimbau warga Palangka Raya untuk turut menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan ke dalam drainase, serta melaporkan apabila menemukan adanya penyumbatan atau kerusakan pada infrastruktur drainase.

"Sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat dan memaksimalkan hasil dari program ini," ujarnya.

Pemerintah Kota Palangka Raya menyadari bahwa permasalahan banjir merupakan isu kompleks yang memerlukan penanganan komprehensif.

Selain normalisasi drainase, Pemko juga tengah mengkaji dan merencanakan solusi-solusi lain seperti pembangunan embung atau kolam retensi di beberapa titik strategis.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi holistik dalam mengatasi permasalahan banjir yang selama ini menjadi perhatian serius bagi warga Palangka Raya. (HENDRI/H)