PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Desa Paduran Mulya Hendra harapkan perhatian pemerintah kabupaten untuk dapat memperbaiki bahu jalan Sebangau Jaya-Paduran Mulya. 

Hendra Menuturkan, Kondisi Jalan Desa Paduran Mulya saat ini susah dilalui dikarenakan rusak parah berdapak pada harga sembako yang mahal 

"Kondisi jalan yang tidak beraspal membuat Jalan semakin susah dilalui karena kondisinya berlubang rusak, " Kata Hendra, Jumat 18 April 2025

Menurut Hendra, dengan curah hujan yang tidak ekstrem, tapi Desa Paduran Mulya mengalami banjir. "Ini disebabkan karena di muara sungai adanya tanaman bakung yang menutupi aliran sungai besar yang akhirnya air tidak mengalir lancar dan malah berputar berbalik ke arah primer Desa Paduran mulaya dan air masuk kepemukiman dan memutus Jalan " Jelas Hendra.

"Kami tidak meminta jalan  aspal. Kami meminta ada pengerasan bahu jalanan supaya merata sampai ke Desa Paduran Mulya. Di Desa Paduran Mulya bahkan ada sekitar 8 kilo meter yang jalannya belum dilakukan pengerasan jangankan aspal Pengerasan menggunakan batu juga belum masuk ada," ujar Hendra. 

Lanjut Hendra menyampaikan, supaya kendaraan roda dua bisa lewat, saat ini kami pemerintah desa dan masyarakat sudah berupaya sebisa kami dengan swadaya gotong royong menguruk jalan supaya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.

"Bisanya pakai batang galam, menimbun Jalan yang rusak supaya masyarakat bisa lewat saat beprgian untuk mencari kebutuhan rumah tangga seperti sembako," tutur Hendra.

Hendra berharap, Desa Paduran Mulya dapat perhatian dari pemerintah Kabupaten untuk infrastruktur pengerasan Jalan supaya masyarakat tidak kesulitan saat mengakses Jalan dan pendalaman aliran primer dan skunder supaya air tidak meluap dan terjadi banjir karena untuk pendalaman primer dan skunder tidak bisa dilakukan dengan swadaya selain harus menggunakan alat juga bahaya buaya yang sudah masuk ke aliran sungai di Desa Paduran Mulya

Hendra Juga mengimbau masyarakat Desa Paduran Mulya untuk berhati - hati saat terjadi banjir, untuk memperhatikan aliran listrik dan mengingatkan orang tua yang memiliki anak - anak kecil jangan berenang karena bahaya buaya juga sudah sering terlihat di aliran sungai. (RETHA/H)