BORNEONEWS, Palangka Raya - Jika tidak ada kendala, pembangunan jembatan di Jalan AMD atau menuju Perumahan Griya Katimpun Indah I, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, akan dimulai pada akhir April 2025.
Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Disperkim Kota Palangka Raya, Medianata, mengungkapkan bahwa saat ini, proyek tersebut dalam proses penunjukan langsung di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
“Saat ini masih proses penunjukan langsung di LPSE. Biasanya, kalau tidak ada kendala, prosesnya memakan waktu sekitar satu minggu,” ujar Medianata kepada Borneonews, Rabu, 16 April 2025.
“Jadi, kemungkinan minggu depan sudah selesai dan sudah bisa SPK (diterbitkan Surat Perintah Kerja),” tambanya saat menghadiri kegiatan reses anggota DPRD Kota Palangka Raya, Dapil Palangka Raya I di Kantor Kelurahan Petuk Katimpun.
Ia melanjutkan, jika tahapan berjalan sesuai jadwal, proses pembangunan jembatan akan dimulai dalam bulan April ini. Pagu anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut sebesar Rp160 juta, dengan desain yang direncanakan menggunakan model box culvert.
“Namun untuk desain pastinya, akan dikoordinasikan kembali bersama ketua RT saat pekerjaan dimulai,” ungkapnya.
--page
Sementara itu, Ketua RT 09, Kelurahan Petuk Katimpun, Primadoni, menyampaikan apresiasi atas respon cepat pemerintah kota dalam menindak lanjuti kondisi jembatan tersebut. Ungkapan serupa juga disampaikan karena sudah ada kepastian rencana dimulainya pembangunan.
Sebagai informasi, jembatan yang berusia sekitar 10 tahun itu dilaporkan ambrol oleh warga pada Januari 2025. Hanya berselang tiga hari, tepatnya pada Selasa, 21 Januari 2025, tim dari Disperkim turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi jembatan.
Saat ini, warga menggunakan jembatan sementara berbahan kayu hasil swadaya masyarakat. Jembatan sementara itu hanya solusi darurat. Jika dibiarkan terlalu lama, dikhawatirkan kayu rapuh dan bisa membahayakan pengguna jalan. Warga-pun bersyukur karena pembangunan bisa segera dimulai. (BUDI/Y)









