BORNEONEWS, Palangka Raya - Seorang juru parkir ditemukan meninggal dunia di baraknya di Jalan S. Parman, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya. Korban, Julkifli alias J, 40 tahun, ditemukan dalam keadaan telanjang bulat dan terlentang di tempat tidurnya.
Penemuan jenazah pertama kali dilakukan oleh saksi, Supartono. Supartono mengaku mendengar suara rintihan dari barak J pada Rabu pagi, 16 April 2025. Sore harinya, Supartono sempat menjenguk dan mengajak J berobat ke rumah sakit, namun J menolak karena mengaku tidak memiliki biaya dan orang yang mengurusnya.
Pagi hari, Kamis, 17 April 2025, Supartono kembali mendengar rintihan dari dalam barak. Sekitar pukul 12.00 WIB, Supartono mengantarkan makan siang, namun tidak mendapat respons.
"Setelah saya memeriksa dari belakang barak dan tidak menemukan reaksi, Saya langsung masuk dan menemukan J telah meninggal dunia," katanya, Jumat, 18 April 2025.
Supartono kemudian menutupi jenazah J dengan selimut dan memberitahu tetangga. Menurut keterangan Supartono, J diketahui menderita penyakit kronis, sering mengeluh sakit perut dan hernia, namun enggan berobat karena alasan keuangan.
J diketahui telah menyewa barak tersebut selama kurang lebih satu tahun dan hidup sendiri. Ia bekerja sebagai juru parkir di Jalan S. Parman, dekat Pasar PU, dan belum menikah.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyelidiki penyebab kematian J.
"Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematiannya," pungkasnya. (PATHUR/j)









