PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam cabai. 

Ajakan ini sebagai bentuk upaya mendorong ketahanan pangan mandiri di tengah tingginya harga cabai di pasaran.

Menurutnya, lonjakan harga cabai yang terus terjadi bisa berdampak serius terhadap inflasi daerah. 

“Jika harga cabai terus tinggi, dikhawatirkan akan memicu inflasi yang cukup besar. Ini harus diantisipasi sejak dini,” kata Noorkhalis, Sabtu 19 April 2025.

Ia menilai bahwa menanam cabai di pekarangan rumah merupakan solusi sederhana namun efektif. 

Selain untuk memenuhi kebutuhan dapur sendiri, langkah ini juga dapat menekan ketergantungan masyarakat terhadap pasokan pasar.

“Tanam cabai tidak membutuhkan lahan luas. Cukup di pot atau polybag yang diletakkan di halaman rumah. Ini langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan dari level rumah tangga,” tambahnya.

Noorkhalis juga mendorong pemerintah kota melalui dinas terkait agar turut berperan aktif dengan memberikan pelatihan, pendampingan, serta bantuan bibit kepada masyarakat, guna mendukung program ini secara berkelanjutan.

Ia berharap gerakan menanam cabai ini bisa menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai pihak, demi menciptakan masyarakat yang mandiri dan tahan terhadap gejolak harga kebutuhan pokok. (MARINI/H)