BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ketua Komisi C DPRD Kotawaringin Barat, Arief Asrofi menyampaikan bahwa adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Kabupaten Kobar, dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025.
Menurutnya, Pemkab Kobar menerima pemotongan anggaran dari pusat sekitar Rp66 miliar. Rinciannya adalah Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp36 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp30 miliar.
"Ini tentu menjadi tantangan tersendiri, karena tahun ini adalah tahun pertama pelaksanaan program dari Bupati Hj. Nurhidayah dan Wakil Bupati Suyanto. Dibutuhkan dana besar untuk menjalankan program visi dan misi mereka," ujar Arief Asrofi, saat dikonfirmasi belum lama ini.
Ia menjelaskan, khusus untuk pengurangan DAK pada sektor infrastruktur, Pemkab Kobar mengambil langkah strategis.
Semua Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkena pemangkasan anggaran, sesuai kebijakan Bupati. Kemudian, dana hasil pemotongan itu dikumpulkan dan dialokasikan kembali ke Dinas Bina Marga.
"Langkah ini diambil untuk menutupi kekurangan akibat potongan dari pusat. Jadi yang dipangkas itu hal - hal yang tidak produktif, untuk tidak dilaksanakan kegiatannya. Kemudian duitnya ke BKAD. Harapnya 30 SOPD ini terkumpul 30 miliar, untuk menutup kekurangan dari pemotongan itu tadi," jelasnya.
Arief menegaskan bahwa jika pembangunan dan pemeliharaan jalan tidak berjalan sesuai rencana, maka wajah jalan di Kobar bisa memprihatinkan.
"Kita tahu, panjang jalan yang harus ditangani masih belum seimbang dengan kemampuan pendanaan daerah, baik dari pusat maupun dari pajak dan dana transfer," tuturnya.
Ia juga menyoroti sejumlah wilayah yang masih sangat membutuhkan pembangunan jalan, seperti Kecamatan Arut Utara. Menurutnya, suara masyarakat di daerah tersebut harus diperhatikan.
"Masih banyak PR infrastruktur yang harus diselesaikan. Terutama pekerjaan fisik jalan yang saat ini kondisinya banyak yang menurun karena curah hujan tinggi dan volume kendaraan yang makin padat," pungkasnya. (DANANG/R)
Komisi C DPRD Kobar Ungkapkan Upaya Pemda Tutupi Kekurangan Anggaran Akibat Efisiensi
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemadaman Bergilir di Tengah Kabut Asap, Dewan Kobar Kecewa dengan Pelayanan PLN
HUT ke-67, DPRD Kobar Dorong Kolaborasi Percepatan Pembangunan
Hari Jadi ke-67 Kobar, Ketua DPRD Dorong Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik
Bantu Ringankan Dampak Asap Karhutla, DPRD Kobar Bagikan Masker
Lima Fraksi DPRD Kobar Sepakat Ranperda Perubahan APBD 2026 Jadi Perda
Perubahan APBD Kobar Akomodasi Tambahan Rp15 Miliar untuk Penanganan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







