BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyatakan komitmennya dalam memerangi peredaran narkoba yang belakangan mulai mengkhawatirkan.
Sebagai langkah awal, Bupati Kobar Nurhidayah, usai peresmian Taman Kolaborasi, Sabtu, 19 April 2025 mengungkapkan bahwa akan digelar tes narkoba secara mendadak bagi sejumlah pihak, termasuk dirinya sendiri.
“Karena saat ini bahaya narkoba sudah mengkhawatirkan di Kabupaten Kobar, saya ingin menggugah seluruh elemen masyarakat untuk waspada. Kita harus lebih awas terhadap bahaya ini,” jelas Bupati.
Bupati menegaskan bahwa tes narkoba tersebut akan menyasar pejabat pemerintahan, termasuk dirinya, Wakil Bupati, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), bahkan kalangan wartawan.
“Rencananya bakal digelar tes narkoba bagi saya sendiri, Pak Wabup, SKPD, bahkan juga bagi wartawan. Waktunya tidak dipastikan kapan, pastinya mendadak,” jelasnya.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kobar terkait rencana ini.
“Saya sudah berkoordinasi dengan BNNK Kobar. Ini sebagai bentuk awareness atau kesadaran kita bersama, sekaligus sebagai langkah pencegahan terhadap bahaya narkoba di Kobar,” jelas Bupati.
Bupati mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, peredaran narkoba ke wilayah Kobar semakin mengkuatirkan.
“Dari hasil informasi yang kami terima, kondisinya sudah semakin membahayakan. Makanya kemarin saya juga sudah komunikasi dengan pihak-pihak terkait,” jelasnya.
Bupati menegaskan akan terjun langsung bersama tim untuk melakukan pemeriksaan secara acak dan mendadak.
“Mungkin sewaktu-waktu saya juga akan turun bersama tim untuk melakukan tindakan mendadak berkenaan dengan tes narkoba ini. Kali ini pemeriksaan dilakukan bagi internal dulu. Karena selama ini belum pernah dilakukan, maka sekarang saatnya kita mulai,” pungkasnya. (WAHYU KRIDA/R)









