PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I membidangi Komisi II DPRD Palangka Raya,  Hap Baperdu, mendorong masyarakat untuk memanfaatkan limbah jagung sebagai media tanam alternatif dalam budidaya jamur. 

Inovasi ini dinilai memiliki potensi besar sebagai peluang ekonomi baru yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

"Limbah jagung seperti bonggol dan kulitnya sering kali tidak dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki kandungan yang baik untuk menjadi media tumbuh jamur konsumsi seperti jamur tiram," katanya, Minggu 20 April 2025.

Dengan pendekatan ini, katanya masyarakat tidak hanya mengurangi limbah organik, tetapi juga membuka peluang usaha produktif berbasis pertanian.

“Pemanfaatan limbah jagung untuk budidaya jamur adalah langkah cerdas dan sederhana. Ini bisa menjadi peluang ekonomi baru, terutama bagi pelaku UMKM dan kelompok tani di wilayah kita,” tambahnya.

--page

Ia juga mendorong agar pemerintah daerah memberikan dukungan berupa pelatihan teknis dan fasilitasi peralatan sederhana agar budidaya jamur ini dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. 

Selain itu, ia menekankan pentingnya membuka akses pasar bagi produk jamur lokal agar memiliki nilai jual yang kompetitif. Hap optimistis bahwa, inovasi berbasis sumber daya lokal seperti ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah. (MARINI/y)