BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama Wakil Bupati Abdul Hamid mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Lamandau untuk melupakan perbedaan pilihan politik pascapemilu dan mempererat tali silaturahmi. Hal ini disampaikannya dalam acara halalbihalal di Rumah Jabatan Bupati.
“Kita lupakan perpedaan politik, saatnya Bersatu membangun daerah,” ucap Bupati Rizky, Minggu, 20 April 2025.
Acara yang terbuka untuk umum dan dihadiri ribuan masyarakat Lamandau ini menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali masyarakat setelah euforia Pemilu. Rizky menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam membangun Kabupaten Lamandau.
“Momentum Idulfitri ini sangat tepat untuk saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi, dan membangun kembali jembatan persaudaraan di antara kita,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa perbedaan pilihan politik dalam Pemilu sempat menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat, bahkan hingga ke tingkat keluarga.
“Bahkan suami istri tidak berteguran gara-gara beda pilihan. Hari ini tidak ada lagi 01 atau 02, hari ini adalah masyarakat Kabupaten Lamandau,” jelasnya.
Bupati menyadari bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya dibebankan pada pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh elemen masyarakat.
Rizky juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan visi Kabupaten Lamandau tahun 2025-2030, yaitu terwujudnya Kabupaten Lamandau yang Maju, Unggul, Sejahtera, Berkeadilan, dan Berkelanjutan. (din/j)
Bupati Lamandau Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Daerah
Bagikan:

NANGA BULIK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Komentar (0)
Memuat komentar…







