BORNEONEWS, Palangka Raya - Koordinator Call Center 112 Palangka Raya, Sucipto, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang dan hewan buas yang masuk ke pemukiman akibat cuaca ekstrem yang melanda Palangka Raya.
Imbauan ini dikeluarkan menyusul prakiraan cuaca yang menunjukkan potensi hujan lebat dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
Sucipto menjelaskan bahwa cuaca ekstrem dapat menyebabkan pohon-pohon besar tumbang karena terjangan angin kencang. Pohon tumbang ini dapat menimbulkan kerusakan bangunan dan membahayakan keselamatan warga.
"Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan lebat dan angin kencang," Senin, 21 April 2025.
Selain potensi pohon tumbang, cuaca ekstrem juga dapat menyebabkan hewan-hewan buas keluar dari habitat aslinya dan masuk ke pemukiman warga. Hewan-hewan ini dapat merasa terancam dan menyerang manusia jika merasa terganggu. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berada di luar rumah.
Sucipto menyarankan agar masyarakat selalu memantau perkembangan cuaca melalui berbagai media informasi. Dengan mengetahui prakiraan cuaca, masyarakat dapat mempersiapkan diri dan mengambil langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi risiko kerugian dan bahaya.
Call Center 112 Palangka Raya siap menerima laporan dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Masyarakat dapat menghubungi Call Center 112 jika terjadi kejadian darurat seperti pohon tumbang, hewan buas masuk rumah, atau kejadian lainnya yang memerlukan pertolongan," pungkasnya. (PATHUR/j)









