PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Direktur BLUD RSUD Pulang Pisau, dr Muliyanto Budihardjo mengatakan, Vasektomi merupakan KB berkeadilan karena terdapat kesetaraan. KB bukan hanya menjadi beban perempuan saja, melainkan juga menjadi beban laki-laki.

Dia juga menyampaikan bahwa Vasektomi adalah prosedur kontrasepsi permanen pada pria yang dilakukan dengan memotong dan menyumbat saluran sperma secara permanen. Prosedur tersebut dapat mencegah sperma dari testis untuk bergabung dengan air mani saat ejakulasi sehingga mencegah kehamilan.

"Apabila wanita sudah tidak bisa menggunakan KB lagi, laki-laki harus bertanggungjawab untuk hal ini," ucapnya, Senin, 21 April 2025.

Terkait pengaruh Vasektomi, ia menjelaskan bahwa hal tersebut tidak ada pengaruh sama sekali. Akan tetapi, perlu adanya penyesuaian di awal dan setelahnya dalam waktu yang singkat akan normal kembali.

"Kebanyakan orang tahu bahwa vasektomi adalah mengebiri, padahal bukan. Vasektomi hanya menghindari sperma keluar bertemu sperma sehingga mencegah kehamilan dan dalam berhubungan intim juga tidak ada permasalahan," jelasnya.

--page

Ia melanjutkan, perlu edukasi kepada seluruh masyarakat Pulang Pisau, terkhusus para suami agar dapat melakukan Vasektomi apabila memiliki berbagai macam kendala, seperti istri tidak bisa menggunakan obat KB maupun suntik KB lagi dan tidak ingin hamil kembali.

"Tentunya hal itu demi kebaikan suami istri. Selain untuk menghindari dari beberapa penyakit, hal ini juga baik untuk tumbuh kembang anak nantinya," tutupnya.

(M PRADILA KANDI/Y)