BORNEONEWS, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuka Program Kapal Pemuda Asia Tenggara-Jepang ke-43, di Pusdiklat Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta, Sabtu (8/10/2016). Pelaksana Tugas (Plt) Sesmenpora Yuni Poerwanti mewakili Menpora Imam Nahrawi menjadi pembina upacara sekaligus membuka Pre-Departure Training The 43rd Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) 2016 itu.
Dalam sambutannya, Yuni mengatakan para peserta dan semua yang hadir berkumpul dalam acara tersebut tidak lain karena takdir dan ridho Tuhan YME. "Untuk itu, kalian harus bisa mempertanggungjawabkan seluruh tugas yang diberikan dalam program SSEAYP ini. "
Selain itu pertanggung jawaban kalian bukan saja pada panitia penyelenggara, pembina atau Kemenpora tapi juga kepada Tuhan YME. Program ini di mulai sejak tahun 1974 dan tetap berlanjut sampai tahun ini. Mungkin ini program yang bertahan di Kemenpora. Berbahagialah kalian masih bisa diberikan kesempatan mengikuti program SSEAYP. Kalian pemuda - pemudi yang terpilih adalah hasil seleksi yang ketat dari 34 provinsi," kata Yuni.
“Kalianlah yang memiliki masa depan, ini adalah siklus kehidupan yang tidak bisa ditinggalkan. Pemuda pemilik masa depan orang tua pemilik masa lalu, ketika ini hal ini disatukan maka itu yang disebut penerus tongkak estafet dari generasi sebelumnya kepada generasi muda," lanjutnya.
Yuni meminta kepada panitia penyelenggara untuk memberikan materi yang proporsional sehingga muatan-muatan materi yang diberikan kepada peserta tidak sampai overload. Dan juga muatan materinya harus berkualitas.
"Kalian harus berkompetisi dengan peserta-peserta dari negara-negara lain. Indonesia selalu dikenang sebagai peserta yang luar biasa dan saling bergotong royong. Hal itu harus kalian jaga dan jangan diabaikan. Saya harapkan kalian menjadi peserta 2016 seperti tahun-tahun sebelumnya, " pesan Sesmenpora.
Sebelumnya, Asdep Peningkatan Kapasitas Pemuda sekaligus Penanggung Jawab Program, Alman Hudri menyampaikan bahwa peserta pelatihan kepemimpinan program kapal pemuda Asia Tenggara-Jepang ke 43 diikuti oleh 28 pemuda terdiri dari 14 putra dan 14 putri yang berasal dari 34 Provinsi.
"Peserta yang terpilih diseleksi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga di masing-masing Provinsi. Kriteria yang diseleksi adalah wawasan yang luas, intelektual, budi pekerti serta yang terpenting adalah aktif dalam pemberdayaan dan kepeloporan masyarakat, " ucap Alman.
Peserta akan berangkat ke Tokyo, 24 Oktober 2016 untuk mengikuti rangkaian acara Youth Leaders Summit selama dua minggu. Selama di sana peserta akan berlatih berdiskusi delapan isu utama, pertunjukan seni, pameran, workshop kebudayaan dan sebagainya. Selanjutnya, peserta akan berlayar menggunakan kapal MS Nippon Maru dan mengunjungi Thailand, Vietnam, Singapura, Indonesia dan kembali ke Japang untuk mengikuti penutupan.
Di akhiri acara Plt. Sesmenpora Yuni Poerwanti secara simbolis menyematkan tanda peserta kepada peserta. Hal ini menandakan para peserta telah resmi menjadi peserta program kapal pemuda Asia Tenggara-Jepang ke 43. (KEMENPORA/rep/N).








