PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kenaikan harga bawang merah dan cabai merah menjadi penyumbang utama naiknya Indeks Perkembangan Harga (IPH) di 23 provinsi pada minggu ketiga April 2025, sebagaimana dipaparkan dalam Rakor Pengendalian Inflasi yang diikuti Pemprov Kalteng secara virtual, Senin, 21 April 2025.

Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko hadir dalam rakor tersebut dari Ruang Rapat Bajakah, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng.

Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa harga bawang merah secara nasional naik 9,18% dibandingkan bulan sebelumnya, dan harga bawang putih naik 1,69%.

“Untuk Minyakita, harga secara umum justru turun 0,36% dibanding Maret 2025,” ujar Amalia di Palangka Raya, Senin, 21 April 2025.

Ia juga menyebutkan bahwa rata-rata harga gula pasir mengalami kenaikan tipis sebesar 0,14%, sementara harga Minyakita masih berada di atas rentang Harga Eceran Tertinggi (HET).

Selain pembahasan inflasi, agenda rapat juga meliputi sosialisasi Sekolah Rakyat, sebagai program pendidikan untuk masyarakat kurang mampu. (HERMAWAN DP/R)