PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam menanggulangi isu inflasi yang menjadi perhatian nasional.

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa pihaknya secara aktif memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mencari solusi efektif dalam menstabilkan harga dan menjaga daya beli masyarakat.

Langkah ini dipandang krusial mengingat dinamika perekonomian yang fluktuatif dan potensi dampak inflasi terhadap kesejahteraan warga.

Menurut Zaini, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat menjadi kunci utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

Koordinasi yang intensif memungkinkan Pemko Palangka Raya untuk memahami secara mendalam arah kebijakan nasional terkait pengendalian inflasi.

Selain itu juga menyampaikan kondisi riil dan tantangan spesifik yang dihadapi di tingkat daerah. Dengan demikian, diharapkan intervensi yang dilakukan dapat lebih efektif dan memberikan hasil yang signifikan bagi masyarakat.

"Koordinasi ini tidak hanya terbatas pada pertukaran informasi dan sinkronisasi kebijakan. Kami juga aktif melibatkan diri dalam berbagai forum dan diskusi yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat terkait strategi pengendalian inflasi," katanya, Selasa, 22 April 2025.

Melalui partisipasi aktif ini, Pemko Palangka Raya berupaya memberikan kontribusi pemikiran dan pengalaman implementasi di lapangan, sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat lebih komprehensif dan adaptif terhadap berbagai kondisi daerah.

Selain memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat, Pemko juga terus berupaya mengoptimalkan berbagai program dan inisiatif di tingkat lokal untuk menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan pasokan barang kebutuhan pokok.

Langkah-langkah seperti pemantauan harga secara berkala di pasar tradisional dan modern, fasilitasi distribusi yang efisien, serta pemberdayaan petani dan pelaku usaha lokal menjadi fokus utama dalam menjaga stabilitas ekonomi di Kota Cantik. (HENDRI/j)