PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan, mengimbau agar aktivitas penangkapan ikan di Danau Tahai dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan dan tidak merusak ekosistem. 

Ia menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya alam, khususnya eksistensi ikan lokal, untuk generasi mendatang.

“Kita ingin Danau Tahai tetap menjadi sumber kehidupan, baik dari sisi ekologi maupun ekonomi. Maka penangkapan ikannya harus memperhatikan kelestarian lingkungan,” ujar Yudhi, Selasa, 22 April 2025.

Ia menyampaikan kekhawatirannya terhadap praktik-praktik yang bisa merusak ekosistem perairan, seperti penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan atau penangkapan secara berlebihan.

Menurutnya, hal itu dapat mengancam populasi ikan lokal yang menjadi andalan masyarakat sekitar. “Kalau kita tidak menjaga dari sekarang, bukan tidak mungkin di masa depan Danau Tahai akan kehilangan keanekaragaman hayatinya,” katanya.

--page

Yudhi mendorong agar Pemerintah Kota melalui dinas terkait melakukan edukasi kepada nelayan dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya konservasi dan penggunaan metode penangkapan yang berkelanjutan.

Selain itu, ia juga menyarankan adanya regulasi atau zonasi penangkapan ikan yang jelas untuk mengatur keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian. 

“Kita butuh solusi jangka panjang, agar Danau Tahai tetap lestari dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (MARINI/y)