SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengimbau satuan pendidikan tanamkan cinta lingkungan sejak dini kepada peserta didiknya. 

"Penting membangun kesadaran menjaga lingkungan sejak dini di kalangan pelajar," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kotim Marjuki, Selasa 22 April 2025.

Ia mengakui untuk menciptakan lingkungan sehat, bersih dan asri memerlukan dukungan semua pihak, salah satunya satuan pendidikan. 

Marjuki mengajak seluruh satuan pendidikan untuk aktif berperan serta dalam upaya pelestarian lingkungan. Salah satu langkah nyata yang diusulkan adalah mengajak siswa menanam pohon di lingkungan sekolah. 

"Langkah itu saya nilai dapat menumbuhkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan hidup pada anak-anak kita, " ucapnya. 

Permasalahan lingkungan hidup semakin mendesak di daerah. Pencemaran udara, sampah plastik, dan kerusakan ekosistem menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan hidup generasi mendatang. Oleh karena itu, pengenalan dini cinta lingkungan di satuan pendidikan menjadi sangat krusial. Pendidikan sejak usia dini akan membentuk karakter dan perilaku ramah lingkungan yang akan terbawa hingga dewasa.

Program pengenalan cinta lingkungan di sekolah tidak hanya sebatas teori. Metode pembelajaran yang efektif harus melibatkan praktik langsung, seperti penanaman pohon, pengelolaan sampah, dan kegiatan daur ulang. Anak-anak perlu diajak untuk memahami siklus alam, pentingnya menjaga keanekaragaman hayati, serta dampak perilaku mereka terhadap lingkungan.

Keterlibatan guru dan orang tua sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan. Guru perlu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif, sementara orang tua berperan sebagai teladan di rumah. Kerja sama antara sekolah dan keluarga akan menciptakan sinergi yang efektif dalam membentuk generasi peduli lingkungan.

"Kami disini juga memiliki peran penting yaitu penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Tapi dukungan kebijakan dan anggaran yang cukup akan memastikan keberhasilan program ini dalam jangka panjang," imbuhnya. 

Ia berharap dengan menanamkan cinta lingkungan sejak dini, kita dapat menciptakan generasi yang bertanggung jawab dan peduli terhadap kelestarian alam.

"Ini bukan hanya untuk kepentingan generasi saat ini, tetapi juga untuk masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan. Mari kita bersama-sama wujudkan daerah yang hijau dan lestari," pungkasnya. (DEVIANA/H)