BORNEONEWS, Sampit – Pj Sekda Kotawaringin Timur Sanggul Lumban Gaol mendorong agar pelatihan water rescue atau pertolongan air tidak hanya diberikan kepada personel BPBD, tetapi juga diperluas ke kalangan pelajar tingkat SLTA, khususnya anggota Pramuka Penegak.
"Itu bisa dilatih sehingga mereka memiliki jiwa sosial dan kemampuan untuk menolong sesama," kata Sanggul saat menghadiri kegiatan pelatihan pertolongan air yang digelar oleh BPBD Kotim, Selasa, 22 April 2025.
Pelatihan seperti ini sangat penting untuk membangun kemampuan teknis sekaligus mengasah keterampilan kerja sama dan koordinasi di lapangan, yang sangat dibutuhkan dalam situasi darurat.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini. Ini perlu ditingkatkan setiap tahun, agar kita memiliki aparat atau tenaga terlatih. Jadi, ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kita tidak kesulitan mencari relawan atau personel yang siap," ujarnya.
Dengan kondisi geografis Kotim yang memiliki banyak sungai, potensi bencana berbasis perairan seperti banjir dan kecelakaan air cukup tinggi.
Oleh karena itu, pembinaan kader muda di sekolah menjadi langkah strategis untuk menciptakan generasi siaga bencana sejak dini. (DEWI PATMALASARI/R)









