PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Okki Maulana, menyatakan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan penentu arah pembangunan dan kemajuan Kalimantan Tengah dalam jangka menengah, yaitu satu hingga lima tahun ke depan.  

Okki Maulana menekankan pentingnya RPJMD sebagai pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan program pembangunan.

"Dokumen ini harus mampu menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan pembangunan di semua sektor, baik sektor pendidikan, ekonomi, maupun kesehatan masyarakat," katanya, Rabu, 23 April 2025.

Lebih lanjut, Okki Maulana berharap RPJMD dapat menjadi katalis bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah.

Hal ini meliputi peningkatan akses pendidikan, kualitas pembelajaran, hingga kesejahteraan para pendidik. Investasi di sektor pendidikan dinilai sangat penting untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Di sektor ekonomi, Okki Maulana berharap RPJMD dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal ini mencakup upaya untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi angka kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sektor kesehatan, Okki Maulana menginginkan agar RPJMD dapat meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah. Hal ini meliputi peningkatan fasilitas kesehatan, tenaga medis, dan program kesehatan masyarakat. Kesehatan masyarakat yang baik merupakan modal dasar bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dengan penyusunan RPJMD yang matang dan komprehensif, Okki Maulana optimistis Kalimantan Tengah dapat mencapai kemajuan yang signifikan di semua sektor dalam lima tahun ke depan.

"Semua ini membutuhkan komitmen dan kerja sama dari seluruh pihak terkait dalam pelaksanaan RPJMD," pungkasnya. (PATHUR/j)