BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya menunjukkan komitmen kuat dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting melalui penandatanganan komitmen bersama advokasi lintas sektor.
Sinergi ini berfokus pada pelaksanaan Program Desa Pangan Aman dengan mengoptimalkan pembangunan keluarga.
Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di tingkat kelurahan sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat, yang merupakan faktor krusial dalam pencegahan stunting.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini dilaksanakan oleh Pj Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak.
Turut hadir dan menandatangani MoU adalah Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Keterlibatan dua lembaga tingkat ini menunjukkan dukungan dan sinergi yang kuat dalam mengatasi permasalahan stunting secara komprehensif.
--page
Pj Sekda menyampaikan bahwa program Desa Pangan Aman memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan pangan yang aman dan bergizi di tingkat masyarakat.
Melalui optimalisasi pembangunan keluarga, diharapkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang sejak dini dapat meningkat, sehingga berkontribusi signifikan terhadap upaya pencegahan stunting.
"Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan program, melibatkan berbagai pihak terkait seperti dinas kesehatan, dinas pertanian dan organisasi masyarakat," katanya, Rabu, 23 April 2025.
Kepala Badan POM menekankan pentingnya keamanan pangan dalam mendukung program Desa Pangan Aman. Ia menyampaikan komitmen BPOM dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap produk pangan yang beredar di masyarakat.
Sementara itu, Kepala BKKBN menyoroti peran penting keluarga dalam pencegahan stunting. Program pembangunan keluarga yang terencana, termasuk edukasi mengenai gizi dan kesehatan reproduksi, menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
BKKBN akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memberikan pendampingan dan pemberdayaan kepada keluarga-keluarga di Palangka Raya. (HENDRI/Y)









