BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, meminta agar pemerintah kota melalui instansi terkait memastikan ketersediaan stok beras tetap aman dan mencukupi hingga akhir tahun 2025, termasuk saat menghadapi hari-hari besar keagamaan.
“Pemerintah harus mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari besar seperti Natal, dan Tahun Baru. Stok beras harus dijaga agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” ujar Khemal, Rabu 23 April 2025.
Menurutnya, beras sebagai kebutuhan pokok masyarakat harus menjadi perhatian utama dalam kebijakan pangan daerah.
Ia menekankan pentingnya koordinasi antara Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, dan pelaku distribusi untuk menjaga rantai pasok tetap lancar.
“Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan beras, apalagi saat momen-momen penting. Pemkot perlu memiliki strategi distribusi dan pengendalian harga yang efektif,” tegasnya.
Khemal juga mengingatkan agar pengawasan di lapangan terus ditingkatkan untuk mencegah praktik penimbunan yang bisa merugikan masyarakat secara luas.
DPRD Kota Palangka Raya, kata dia, siap mendukung kebijakan dan program yang bertujuan menjaga stabilitas pangan demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (MARINI/H)









