PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, menekankan pentingnya memasukkan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

Ia menyebut bahwa, isu-isu lingkungan seperti ketahanan terhadap perubahan iklim dan penurunan kualitas lingkungan harus menjadi perhatian serius dalam perencanaan pembangunan kota.

“RPJMD harus mencerminkan semangat pembangunan berkelanjutan, yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin perlindungan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Noorkhalis, Rabu 23 April 2025.

Menurutnya, perubahan iklim dan kerusakan lingkungan sudah menjadi tantangan nyata bagi daerah, sehingga perencanaan yang responsif terhadap isu ini harus segera diimplementasikan. 

Ia juga mendorong agar kebijakan pemerintah kota tidak bersifat reaktif, tetapi mampu mengantisipasi dampak-dampak lingkungan jangka panjang.

Lebih lanjut, Noorkhalis menyampaikan bahwa dengan menjadikan RPJMD sebagai dokumen strategis yang berorientasi pada keberlanjutan, Palangka Raya dapat menjadi kota yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan global di masa depan.

“Pembangunan berkelanjutan adalah jalan tengah yang menjamin masa depan generasi mendatang tanpa mengorbankan kebutuhan saat ini. Ini harus jadi arah utama dalam setiap kebijakan daerah,” tegasnya.

Pihaknya siap mengawal agar RPJMD mencakup dimensi ekologis, sosial, dan ekonomi secara seimbang, demi menciptakan kota yang berdaya saing namun tetap lestari. (MARINI/H)