SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ketua Komisi I DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Angga Aditya Nugraha menyambut baik inovasi alat pemantau transaksi pajak yang baru saja diluncurkan oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya serius dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara transparan dan berkelanjutan.

"Inovasi ini tentu merupakan langkah yang baik untuk kemajuan Kotim, khususnya dalam mengoptimalkan potensi pajak daerah. Harapannya, dengan PAD yang meningkat, maka manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat," ujar Angga, Rabu, 23 April 2025.

Alat pemantau transaksi pajak ini akan digunakan untuk memonitor setiap transaksi usaha seperti restoran, hotel, dan tempat hiburan, serta mengirimkan data transaksi secara real-time ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kotim.

Angga menekankan bahwa alat ini juga merupakan bentuk transparansi pemerintah kepada masyarakat, sekaligus memberi kejelasan kepada wajib pajak mengenai besaran pajak yang dibayarkan. Dengan alat tersebut, masyarakat juga dapat memastikan pajak masuk ke kas daerah. 

“Masyarakat jadi tahu berapa pajak yang mereka bayarkan. Ini penting agar tidak terjadi kebocoran, dan memberikan rasa keadilan bagi semua pihak,” imbuhnya.

Politisi muda ini berharap agar implementasi alat tersebut dapat dilakukan secara menyeluruh dan diawasi ketat, agar benar-benar efektif dalam meningkatkan PAD dan mendukung pembangunan daerah.

“Kalau PAD tinggi, maka program pembangunan dan pelayanan publik akan semakin baik. Jadi ini bukan hanya soal pajak, tapi soal kemajuan daerah secara keseluruhan,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/H)