SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan konektivitas wilayah harus menjadi prioritas utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kotim 2025–2029.

Langkah ini dinilai penting untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok daerah.

"Jika konektivitas wilayah lancar, maka perputaran ekonomi pun akan meningkat. Ini menjadi salah satu cara strategis untuk menurunkan kesenjangan antarwilayah," ujar Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotim Mariani, Rabu, 23 April 2025.

Menurut Mariani, pembangunan jalan desa, jalan usaha tani, jembatan antar kecamatan, serta fasilitas transportasi lainnya merupakan elemen kunci dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Infrastruktur yang memadai akan mempermudah akses pasar bagi pelaku usaha lokal, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan.

Fraksi Golkar juga menyoroti pentingnya pemerataan akses terhadap listrik dan jaringan internet, terutama di daerah-daerah terpencil.

Akses digital dinilai sangat penting dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas layanan publik, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Fraksi Golkar mendorong agar seluruh program infrastruktur dirancang secara terintegrasi dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta kesiapan pemeliharaan jangka panjang.

Dengan demikian, manfaat dari pembangunan tersebut bisa dirasakan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Kami meminta agar setiap tahun ada progres nyata dalam pembangunan infrastruktur ini. Sehingga dalam lima tahun ke depan, dampaknya benar-benar terlihat dan dirasakan oleh masyarakat Kotim," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)