SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur, Abdul Kadir menekankan pentingnya penataan Kota Sampit sebagai pusat pertumbuhan regional yang maju dan berkelanjutan. Hal ini dinilai krusial untuk menjawab tantangan pesatnya pertumbuhan penduduk yang saat ini hampir mencapai 450.000 jiwa.

“Pertumbuhan penduduk diikuti dengan meningkatnya kebutuhan perumahan dan kendaraan. Jika tidak diantisipasi sejak dini, kondisi ini bisa menimbulkan berbagai persoalan perkotaan di masa mendatang. Penataan Sampit harus menjadi prioritas utama dalam RPJMD 2025–2029,” ujar Abdul Kadir, Rabu, 23 April 2025.

Ia menyebutkan beberapa poin penting dalam penataan Kota Sampit, antara lain perbaikan infrastruktur jalan dan gang, pembangunan sistem drainase yang efektif, penyediaan air bersih, serta pembangunan trotoar dan ruang terbuka hijau di kawasan permukiman.

Pengelolaan sampah secara terpadu dan berbasis daur ulang juga menjadi hal mendesak demi menjaga kebersihan dan kenyamanan kota.

Penataan kawasan pasar, pertokoan, dan pedagang kaki lima yang sering kali menempati bahu jalan juga menjadi perhatian serius.

“Kita tidak bisa membiarkan kawasan kota berkembang tanpa arah. Tanpa penataan, akan sulit mengubahnya di kemudian hari. Ini akan mengganggu kenyamanan, keindahan, bahkan kesehatan masyarakat,” katanya.

Kota Sampit perlu rebranding sebagai kota yang nyaman untuk dihuni dan menarik untuk dikunjungi kembali. Penerapan konsep smart city dinilai akan mendukung pelayanan publik yang cepat, transparan, dan efektif.

“Dengan langkah-langkah tersebut, Kota Sampitdiharapkan dapat tumbuh menjadi pusat pertumbuhan regional yang maju sekaligus berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh masyarakatnya," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)