BORNEONEWS, Palangka Raya - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Kota Palangka Raya, tepatnya di Jalan George Obos, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya.
Kejadian ini langsung direspon cepat oleh tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya dan Badan Penanggulangan Kebakaran (BPK), upaya pemadaman segera dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, menjelaskan bahwa lahan yang terbakar seluas 0,22 hektare. Kondisi lahan tersebut berupa gambut dengan vegetasi pakis-pakisan, semak belukar, dan ilalang.
"Meskipun luas lahan yang terbakar relatif kecil, kejadian ini tetap menjadi perhatian serius," ungkap Heri, Kamis, 24 April 2025.
Informasi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengkonfirmasi bahwa kota tersebut masih berada di musim peralihan.
Menyikapi kejadian ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Palangka Raya tetap siaga dan standby. Mereka siap melakukan pencegahan dan penanggulangan Karhutla di berbagai lokasi di Kota Palangka Raya.
BPBD Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
"Kerjasama antara masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/j)









