BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menegaskan pentingnya menjaga kelestarian ikan lokal sebagai bagian dari kekayaan hayati dan identitas kuliner daerah.
Ia mencontohkan ikan lais, salah satu jenis ikan air tawar yang khas dari wilayah setempat yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sajian kuliner dan makanan olahan khas Palangka Raya.
“Ikan lokal seperti ikan lais bukan hanya memiliki cita rasa yang khas, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi jika diolah dengan baik. Kita harus menjaga kelestariannya agar bisa terus dinikmati oleh generasi mendatang,” ujar Nenie, Kamis 24 April 2025.
Menurutnya, potensi ikan lokal harus tergarap maksimal, agar bisa menjadi daya tarik wisata kuliner serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
Ia mendorong agar pelestarian ikan lokal diikuti dengan inovasi dalam pengolahan makanan, seperti menjadikan ikan lais sebagai bahan dasar makanan ringan atau menu khas yang dapat dipasarkan lebih luas.
Lebih lanjut, Nenie menyarankan agar pemerintah kota bersama pelaku UMKM dan komunitas pecinta kuliner lokal berkolaborasi dalam mengembangkan produk-produk berbahan dasar ikan lokal.
“Dengan pengelolaan yang tepat, ikan lokal bisa menjadi ikon kuliner yang membanggakan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Ia juga mendukung, pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui potensi lokal. (MARINI/H)









