JEDDAH –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery meminta agar Pemko memperhatikan pengembangan usaha masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha madu kelulut. 

Ia menilai madu kelulut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga kaya manfaat bagi kesehatan.

“Madu kelulut adalah salah satu produk unggulan yang bernilai tinggi dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Ini potensi besar yang perlu dikembangkan secara serius,” ujar Khemal, Kamis 24 April 2025.

Menurutnya pelaku usaha madu kelulut memerlukan dukungan berupa pelatihan teknis, pendampingan usaha, serta bantuan promosi dan pemasaran agar dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka di pasar yang lebih luas.

“Pemerintah daerah perlu turun tangan, memberikan pelatihan dari proses budidaya, teknik panen, hingga pengemasan dan pemasaran. Dengan begitu, pelaku usaha lokal bisa lebih mandiri dan berkembang,” tambahnya.

Khemal juga menekankan bahwa pengembangan usaha madu kelulut dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat, terutama di wilayah pinggiran kota atau kawasan yang memiliki potensi budidaya lebah kelulut.

"Sektor ini dapat menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal," pungkasnya. (MARINI/R)