BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan mengintegrasikan kurikulum pendidikan dengan potensi lokal pertanian sebagai bagian dari kebijakan pendidikan ke depan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan hal ini dalam kegiatan Gerakan Tanam Padi Serentak di 14 provinsi yang digelar secara virtual, baru baru ini.
“Pendidikan harus mampu menjawab tantangan zaman, termasuk menjadikan pertanian sebagai profesi masa depan yang strategis dan bergengsi,” kata Reza Prabowo.
Reza menilai pendidikan vokasi dan pelatihan berbasis pertanian modern perlu menjadi arah kebijakan yang konsisten dan berkelanjutan.
Ia juga menyebut pentingnya kerja sama antara sekolah dan dinas teknis agar siswa memiliki pengalaman nyata dalam dunia pertanian.
--page
“Praktik langsung juga sudah kita lakukan, seperti memanfaatkan pekarangan dan lahan sekolah untuk tanaman pangan,” ujarnya. (HERMAWAN DP/y)









