SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Dadang Siswanto menyoroti belum tergambarnya secara jelas arah dan strategi pertumbuhan ekonomi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kotim Tahun 2025–2029.

Menurut Dadang, dokumen RPJMD seharusnya memuat target laju pertumbuhan ekonomi yang terukur serta strategi pencapaiannya. Hal ini penting agar pembangunan daerah dapat berjalan secara terarah dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami melihat tidak ada gambaran target laju pertumbuhan ekonomi serta strategi sektor-sektor dominan yang memberikan kontribusi. Ini seharusnya menjadi fokus utama dalam perencanaan pembangunan lima tahun ke depan,” kata Dadang, Jumat, 25 April 2025.

Ia menambahkan, strategi menumbuhkan iklim investasi di KOtim selama periode RPJMD sangat penting untuk dijelaskan secara rinci. Dengan investasi yang tumbuh, diharapkan akan terjadi peningkatan penyerapan tenaga kerja, penurunan angka pengangguran, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap pengurangan angka kemiskinan.

“Tanpa strategi yang jelas dalam menarik investasi, maka sulit menciptakan lapangan kerja baru. Ini tentu akan menghambat upaya mengurangi pengangguran dan menekan angka kemiskinan,” ujarnya.

--page

Fraksi PAN mendorong Pemerintah Daerah agar menyempurnakan RPJMD dengan menambahkan indikator kinerja utama di sektor ekonomi, serta menjabarkan langkah-langkah konkret untuk menarik investor dan mendukung pelaku usaha lokal.

Dengan perencanaan yang matang dan terukur, Fraksi PAN yakin Kotim bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh masyarakat. (DEWI PATMALASARI/Y)