KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Komitmen Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpustaka) Kabupaten Kapuas dalam membangun budaya literasi terus diperkuat, salah satunya melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia para pendidik. 

Kolaborasi dengan Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjadi langkah strategis dalam upaya tersebut.

Dalam kegiatan sosialisasi dan diskusi yang digelar di Rumah Betang Bukit Ngalangkang, Ketua Prodi S2 PBSI ULM, Prof. Dr. Rusma Noortyani, M.Pd menegaskan bahwa peran Disarpustaka Kapuas sangat penting sebagai penggerak literasi daerah yang aktif mendorong peningkatan kualifikasi para guru.

“Kami melihat bahwa Disarpustaka Kapuas tidak hanya fokus pada layanan arsip dan buku, tapi juga punya visi besar membangun ekosistem literasi melalui penguatan kapasitas guru-guru di daerah. Ini sangat luar biasa,” katanya, Jumat, 25 April 2025.

Menurutnya, Disarpustaka tidak hanya memfasilitasi ruang diskusi dan sosialisasi, tetapi juga menjembatani kebutuhan para guru dengan dunia akademik, termasuk akses melanjutkan studi ke jenjang S2.

“Kami dari kampus hanya membuka peluang, tapi peran aktif seperti yang dilakukan Disarpustaka ini sangat menentukan. Sinergi seperti ini yang kami harapkan terus berlanjut,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung program-program lanjutan Disarpustaka, termasuk pelatihan menulis, peningkatan kemampuan literasi guru, hingga penerbitan karya tulis warga Kapuas. Ia mendorong agar guru-guru yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia bisa menjadi motor penggerak literasi lokal.

“Kami yakin dari Kapuas bisa lahir penulis-penulis hebat, asal didukung ruang dan ekosistemnya seperti yang saat ini sedang dibangun Disarpustaka,” pungkasnya. (DODI/j)