TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Barito Timur, Misnohartaku, menekankan pentingnya peran otonomi daerah dalam mendorong transformasi menuju ekonomi hijau dan lingkungan yang sehat.

Hal tersebut disampaikan saat membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia pada upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXIX yang digelar di halaman Kantor Bupati Barito Timur, Jumat, 25 April 2025.

Upacara turut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Timur, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta para pejabat daerah.

"Melalui kebijakan otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki keleluasaan untuk melakukan eksperimen kebijakan di tingkat lokal, termasuk dalam mendorong implementasi teknologi hijau seperti penggunaan energi terbarukan, pengolahan limbah ramah lingkungan, dan desain bangunan yang memperhatikan efisiensi energi," ujar Misnohartaku.

Ia menambahkan, transformasi menuju ekonomi hijau menjadi salah satu strategi penting dalam mencapai visi Indonesia 2045. “Dengan menggabungkan kebijakan otonomi daerah yang berfokus pada pembangunan ekonomi hijau, kita dapat menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian secara keseluruhan,” katanya.

Misnohartaku juga menyampaikan bahwa Kementerian Dalam Negeri berkomitmen memperkuat perannya dalam memfasilitasi produk hukum daerah yang mendukung pembangunan ekonomi hijau.

"Fungsi ini bertujuan untuk memaksimalkan peran peraturan daerah yang berfokus pada komoditas dan sektor unggulan yang ramah lingkungan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat komitmen terhadap tanggung jawab dalam membangun keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal.

"Mari kita promosikan model ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang," ajak Misnohartaku. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)