BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dinas Kesehatan (Dinkes)Kabupaten Kapuas bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Palangka Raya menyelenggarakan Pelatihan Teknis Penanggulangan Stroke bagi Dokter dan Perawat di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer.
Kegiatan telah dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan, berlangsung pada tanggal 21–26 April 2025 di Palangka Raya.
Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari dokter dan perawat, perwakilan dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Kapuas.
dr. Tonun menekankan pentingnya peran puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dalam upaya pencegahan, deteksi dini, penanganan awal, hingga rujukan cepat dan tepat terhadap pasien stroke.
"Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan sangat penting untuk menekan angka kejadian dan komplikasi stroke di masyarakat," katanya, Jumat, 25 April 2025.
Ia juga mengingatkan pentingnya perencanaan program penanggulangan stroke yang baik, pelaksanaan sesuai SOP, serta evaluasi dan pelaporan yang terstruktur agar hasil kerja dapat terdokumentasi dengan baik.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Bidang P2P Dinkes Kapuas dr. H. Ahmad Haspiani, serta Kepala Bapelkes Palangka Raya, Idayati.
Selain membuka acara, dr. Tonun juga menjadi salah satu narasumber dalam pelatihan ini.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan serta organisasi profesi, termasuk dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu seperti Neurologi, Gizi Klinis, Kejiwaan, dan Rehabilitasi Medik.
"Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan primer dalam menangani kasus stroke secara cepat, tepat, dan efektif," pungkasnya. (DODI/j)









