BORNEONEWS, Sampit – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Abdul Kadir menegaskan pentingnya perencanaan program dan penganggaran daerah yang benar-benar mengedepankan asas kemanfaatan bagi masyarakat.
“Kami mengingatkan bahwa dalam setiap penyusunan program dan anggaran daerah harus benar-benar dikaji manfaatnya. Komitmen terhadap perencanaan yang baik dan terukur, sesuai dengan kemampuan daerah, sangat diperlukan agar hasilnya tepat sasaran dan membawa kesejahteraan bagi warga Kotim,” ujar Abdul Kadir, Jumat, 25 April 2025.
Hal ini disampaikannya sebagai pandangan umum terhadap rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kotim 2025–2029.
Lanjutnya, pendekatan teknokratik dalam perencanaan pembangunan daerah harus menjadi landasan utama. Ini mencakup penggunaan basis data yang valid, kajian akademik, analisis mendalam, pemanfaatan teknologi, serta masukan dari para ahli.
“Perencanaan pembangunan tidak boleh hanya sebatas obsesi politik atau pencitraan semata. Rakyat membutuhkan keberlanjutan, konsistensi, pemerataan, dan keadilan dalam pembangunan,” katanya.
Fraksi Golkar mendorong agar seluruh proses perencanaan dilakukan secara transparan dan partisipatif, dengan memperhatikan realitas kondisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang ada di Kotim. Dengan perencanaan yang matang dan berbasis data, program pembangunan diyakini akan lebih efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. (DEWI PATMALASARI/H)









