BORNEONEWS, Sampit – Gedung Expo Sampit yang terletak di dekat Voli indoor Stadion 29 Nopember, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akhirnya dimanfaatkan untuk pertama kalinya dalam kegiatan publik. Pemanfaatan ini diawali dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kecamatan Baamang, yang berlangsung pada 25–28 April 2025.
"Pemanfaatan perdana Gedung Expo ini merupakan bentuk kolaborasi. Gedung ini dulunya dibangun atas inisiasi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim. Setelah kami berkonsultasi secara lisan dengan Bupati dan berkoordinasi dengan dinas terkait, alhamdulillah gedung ini bisa kita gunakan," kata Camat Baamang Sufiansyah, Jumat 25 April 2025.
Menurut Sufiansyah, penggunaan gedung ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya UMKM Harati yang menjadi penghubung dalam proses izin.
Ia juga menyebutkan bahwa semua persiapan dilakukan secara swadaya, termasuk pembukaan jalan, pemasangan listrik, hingga perbaikan fasilitas pendukung.
“Anggaran perbaikan ringan dan pembukaan akses jalan ke lokasi ini bersumber dari swadaya berbagai elemen, seperti KNPI dan Pemuda Muhammadiyah, dan UMKM Harati yang digagas oleh Bung Rahmat Kotim,” tambahnya.
Gedung Expo Sampit sendiri telah lama dibangun, namun selama ini belum dimanfaatkan. Saat kegiatan MTQ berlangsung, kondisi gedung memang masih memprihatinkan. Lumut nampak di beberapa sudut dinding akibat lembab dan kebocoran masih terjadi di sana sini.
Sufiansyah berharap ke depan gedung megah ini bisa digunakan secara rutin untuk kegiatan masyarakat, UMKM, dan lainnya.
“Kita ingin fasilitas ini bermanfaat. Anggaran negara yang sudah dikeluarkan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









