BORNEONEWS, Sampit – Kecamatan Baamang menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat kecamatan yang berlangsung mulai 25 hingga 28 April 2025 di Gedung Expo Sampit. Kegiatan ini menjadi ajang penjaringan 8 cabang unggulan yang akan mewakili Baamang ke MTQ tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Camat Baamang Sufiansyah menyampaikan, penyelenggaraan MTQ ini bukan hanya sebagai syiar keagamaan, tetapi juga strategi seleksi peserta terbaik untuk berlaga di ajang lebih tinggi.
"Kegiatan ini melombakan 8 cabang yang menjadi unggulan untuk persiapan ke MTQ tingkat kabupaten," ujar Sufiansyah, Sabtu, 26 April 2025.
Ia menargetkan, minimal Kafilah Baamang bisa meraih juara satu untuk 8 cabang lomba unggulan tersebut ditingkat Kabupaten. Sementara cabang-cabang lain akan dilengkapi kemudian, mengingat pada tingkat kabupaten ada 82 cabang lomba yang dipertandingkan.
“MTQ kecamatan ini juga sebagai koreksi awal dan penjaringan peserta. Dari sini kita lihat mana yang bisa kita dorong ke tingkat kabupaten dengan pembinaan lebih lanjut,” tambahnya.
Adapun Cabang yang dilombakan meliputi Tartil, Tilawah Anak, Remaja dan Dewasa, Tahfidz, Syarhil Qur’an, Bintang Vokalis Islami, dan Pawai Ta’aruf. Total ada 60 peserta dari lima kelurahan dan satu desa, yakni Baamang Barat, Baamang Hulu, Baamang Hilir, Baamang Tengah, Tanah Mas, dan Desa Tinduk. Pawai Ta’aruf sendiri diikuti oleh 20 kelompok dari berbagai elemen masyarakat.
Terkait rencana Baamang menjadi tuan rumah MTQ tingkat kabupaten, Sufiansyah menyebutkan pihaknya tengah mempertimbangkan lokasi pelaksanaan yang lebih luas dan representatif.
“Untuk MTQ kabupaten nanti, kita sedang menjajaki kemungkinan menggunakan Stadion 29 November Sampit, karena membutuhkan tempat yang jauh lebih besar agar mampu menampung seluruh peserta dan penonton,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









