SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kecamatan Baamang mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Dapil II, Syahbana. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah mencetak generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.

Menurut Syahbana, MTQ ini merupakan bagian dari proses panjang dalam membina kader-kader Qurani yang akan menjadi duta daerah pada level lebih tinggi.

“Tentu harapan kita ke depannya, hasil MTQ ini bisa menyaring peserta terbaik untuk dikirim ke tingkat kabupaten. Prosesnya cukup panjang, dan saya yakin panitia sudah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” ujar Syahbana, Sabtu, 26 April 2025.

Dirinya bersama Anggota DPRD Kotim II lainnya, Paliansyah dan Rambat, menghadiri malam pembukaan MTQ ke-56 Kecamatan Baamang di Gedung Expo Sampit. 

Lanjutnya, keberadaan MTQ sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui kegiatan ini, peserta bukan hanya diajarkan membaca Al-Qur’an dengan baik, tapi juga bagaimana mengimplementasikan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ ini menjadi momen penting untuk mencetak generasi Islami. Ini bukan sekadar lomba, tapi pembinaan karakter melalui nilai-nilai keagamaan,” tambahnya.

Dengan pelaksanaan MTQ ke-56 ini, Kecamatan Baamang diharapkan mampu melahirkan kafilah-kafilah terbaik yang bisa bersaing di MTQ tingkat Kabupaten Kotim, bahkan hingga tingkat provinsi dan nasional. (DEWI PATMALASARI/H)