BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, mengungkapkan strategi baru dalam mengoptimalkan pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2).
Sebagai bagian dari upaya tersebut, BPPRD melakukan program Jemput Bola (Jebol) dengan membuka loket pembayaran PBB P2 di Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Palangka Raya.
"Langkah ini diharapkan dapat memudahkan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan mereka," katanya, Sabtu, 26 April 2025.
Emi Abriyani menjelaskan bahwa program Jebol ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam membayar PBB P2. Dengan membuka loket pembayaran di lokasi yang lebih dekat dengan wajib pajak, diharapkan dapat mengurangi kendala jarak dan waktu yang seringkali menjadi alasan keterlambatan pembayaran.
Program ini juga bertujuan untuk menjangkau wajib pajak yang mungkin kesulitan untuk datang langsung ke kantor BPPRD.
Pembukaan loket pembayaran PBB P2 di Kelurahan Pager merupakan langkah konkret dari komitmen BPPRD Palangka Raya dalam memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat.
Lokasi yang strategis dan mudah diakses diharapkan dapat meningkatkan jumlah wajib pajak yang membayar PBB P2 tepat waktu. BPPRD juga menyediakan petugas yang siap membantu dan memberikan informasi terkait pembayaran PBB P2.
Selain kemudahan akses, BPPRD juga berupaya untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya membayar PBB P2 tepat waktu. Sosialisasi ini dilakukan melalui berbagai media, termasuk media sosial dan penyebaran pamflet di wilayah Kelurahan Pager dan sekitarnya.
"Edukasi yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kontribusi perpajakan bagi pembangunan daerah," harapnya.
Program Jemput Bola ini akan dievaluasi secara berkala untuk melihat efektivitasnya dalam meningkatkan pendapatan PBB P2. BPPRD Palangka Raya akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan kepada wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan mereka.
Dengan adanya program Jemput Bola ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang baik antara BPPRD Palangka Raya dan masyarakat dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah melalui optimalisasi PBB P2.
"Upaya ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan memudahkan masyarakat dalam menjalankan kewajiban perpajakannya," pungkasnya. (PATHUR/H)









