PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada Senin, 21 April 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Dr Agustin Teras Narang, Anggota DPD RI dari Kalimantan Tengah sekaligus anggota MPR RI, mengadakan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMAN 5 Palangka Raya.

Kegiatan ini menjadi upaya penting dalam memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Empat Pilar kebangsaan dipandang sebagai fondasi bagi bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Menurut Dr. Agustin Teras Narang, Pancasila berperan sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara yang mempersatukan keberagaman bangsa.  

Dalam paparannya, Teras Narang mengungkapkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar.

"Banyak tantangan internal dan eksternal yang kita hadapi dalam kehidupan berbangsa," ujarnya di hadapan para siswa seperti dalam rilis pada Sabtu, 26 April 2025.

Tantangan internal yang dimaksud meliputi lemahnya penghayatan dan pengamalan agama, fanatisme kedaerahan, serta kurangnya penghargaan terhadap kebinekaan. Tidak hanya itu, beliau juga menyoroti pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan dan penegakan hukum yang optimal untuk mengatasi berbagai persoalan kebangsaan di dalam negeri.  

Selain tantangan internal, Teras juga menyinggung tantangan eksternal, termasuk pengaruh globalisasi dan meningkatnya persaingan antarbangsa. Intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional juga menjadi perhatian yang perlu diantisipasi demi menjaga kedaulatan bangsa.

Sosialisasi ini mendapatkan sambutan positif dari para siswa SMAN 5 Palangka Raya. Mereka antusias mengikuti diskusi yang berlangsung interaktif dan penuh inspirasi. Kegiatan ini dinilai relevan dalam menanamkan kesadaran kebangsaan sejak dini kepada generasi muda.  

Dengan momentum Hari Kartini, pesan yang disampaikan tidak hanya memperkuat nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mengingatkan pentingnya peran perempuan Indonesia dalam memperjuangkan cita-cita bangsa. Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memperkuat pondasi kehidupan berbangsa yang harmonis dan berdaya saing. (TESTI PRISCILLA/H)