KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas PUPRPKPP Bidang Bina Konstruksi memfasilitasi rapat optimalisasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sektor jasa konstruksi. 

Kegiatan ini digelar di Aula Dinas PUPRPKPP Kapuas dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Septedy.

Septedy menekankan bahwa sektor jasa konstruksi merupakan sektor dengan tingkat risiko kerja yang tinggi, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dalam hal perlindungan tenaga kerja.

“Penting bagi setiap pelaku usaha atau pemberi upah jasa konstruksi untuk memberikan perlindungan kepada tenaga kerjanya melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan di masing-masing paket pekerjaan,” ujarnya, Sabtu, 26 April 2025.

Ia menambahkan bahwa upaya optimalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses terhadap layanan jaminan sosial, mempermudah proses pendaftaran, memperjelas prosedur klaim manfaat, serta menjawab berbagai kendala dari para pemangku kepentingan.

Septedy juga mengungkapkan bahwa berdasarkan monitoring dan evaluasi Kemendagri bersama BPJS Ketenagakerjaan, per 31 Desember 2024 dari total 91.620 kegiatan jasa konstruksi di daerah, baru 15.493 kegiatan (atau 16,87%) yang mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Ini adalah tanggung jawab bersama yang harus kita tindak lanjuti demi memastikan perlindungan tenaga kerja, serta kelancaran pembangunan di Kabupaten Kapuas,” tegasnya. (DODI/H)