KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dinas P3APPKB Kabupaten Kapuas melalui Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera (KBKS) bekerja sama dengan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Selat telah menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Remaja Melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dengan mengusung Program Generasi Berencana (GenRe) di Kecamatan Selat.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Forum GenRe Kabupaten Kapuas, Duta GenRe, serta pengurus PIK-R dari berbagai sekolah, antara lain PIK-R MERPATI SMAN-1 Kuala Kapuas, PIK-R CEMARA SMAN-2 Kuala Kapuas, PIK-R LAVENDER MAN Kapuas, dan PIK-R MELATI SMAN-3 Kuala Kapuas. 

Selain itu, siswa dari SMPN-1 Kuala Kapuas, SMPN-2 Kuala Kapuas, MTsN Kapuas, serta para PKB Kecamatan Selat juga ambil bagian dalam kegiatan ini.

Kepala Dinas P3APPKB Kapuas, dr. Tri Setyautami, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sri Herliati dari Bidang KBKS menyampaikan bahwa remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap berbagai risiko, terutama Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR), seperti seks bebas, penyalahgunaan NAPZA, serta penyakit menular seperti HIV/AIDS. Ia juga menyoroti tingginya angka pernikahan dini yang menjadi perhatian serius saat ini.

“Sebagai langkah antisipasi terhadap risiko tersebut, perlu dipromosikan Triad GenRe yang meliputi tidak menikah di usia anak, tidak melakukan seks pranikah, dan tidak menggunakan narkoba. Karena itu, pentingnya keberadaan PIK-R baik di jalur pendidikan maupun jalur masyarakat menjadi sangat relevan,” katanya, Sabtu, 26 April 2025.

Narasumber dari Bidang KBKS juga menegaskan bahwa masa remaja adalah fase transisi dari anak-anak menuju dewasa yang penuh tantangan, terutama dalam pengendalian emosi dan pengambilan keputusan. 

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, disebutkan bahwa peningkatan kualitas remaja harus dilakukan melalui akses terhadap informasi, pendidikan, konseling, dan layanan kehidupan berkeluarga.

Program GenRe yang dikembangkan oleh BKKBN melalui PIK-R bertujuan untuk membentuk remaja yang berpengetahuan, bersikap, dan berperilaku sehat dalam merencanakan masa depan dan kehidupan berkeluarga. 

PIK-R memberikan edukasi seputar kesehatan reproduksi, bahaya narkoba, seks bebas, serta menyediakan layanan konseling dan pengembangan keterampilan hidup seperti komunikasi, pemecahan masalah, dan pengelolaan emosi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja mampu menghadapi masa transisi dengan lebih bijak, serta tumbuh menjadi pribadi yang tegar, mandiri, dan berkarakter. Selain itu, PIK-R juga diharapkan menjadi wadah bagi remaja untuk menyebarkan pengaruh positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. (DODI/H)