BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Suyanto resmi membuka kegiatan Kobar Job Fair Kolaborasi 2025 di Taman Kota Manis, kawasan Bundaran Pancasila, pada Sabtu, 26 April 2025 sore.
Job Fair Kolaborasi 2025 ini diikuti oleh 24 perusahaan dan 2 lembaga pendidikan, dengan menyediakan lebih dari 800 lowongan kerja dari berbagai sektor. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan career talk show untuk membuka wawasan global para pencari kerja.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 26-27 April 2025 di Taman Kota Manis. Tidak hanya di pusat kota, pelaksanaan serentak juga dilakukan di SMK Negeri 1 Pangkalan Banteng melalui kolaborasi aktif dengan 12 Bursa Kerja Khusus (BKK) dari SMK se-Kobar.
Dalam sambutannya, Suyanto menyampaikan bahwa penyediaan informasi melalui kegiatan Job Fair memiliki nilai strategis untuk membuka ruang komunikasi 2 arah antara pencari kerja dengan dunia usaha dan industri.
"Kami berharap agar Job Fair ini memberikan manfaat nyata bagi semua pihak, khususnya para pencari kerja yang mencari pekerjaan dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja," jelas Wabup.
Wabup juga menekankan bahwa melalui penyelenggaraan Job Fair Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi masalah pengangguran di Kobar serta membuka banyak peluang kerja baru.
"Kepada perusahaan hendaknya juga dapat memberikan akses bekerja bagi penyandang disabilitas sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga peningkatan kesempatan kerja dapat terwujud secara inklusif," jelas Wabup.
Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kobar, Yudhi Hudaya, menyampaikan bahwa Job Fair ini merupakan bentuk upaya bersama untuk menanamkan harapan bagi generasi muda di Kobar.
"Job Fair bukan hanya sekadar pameran semata, tetapi menjadi wadah untuk mempertemukan ruang kerja dengan pencari kerja," jelas Yudhi Hudaya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Kobar juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perusahaan, antara lain Citra Borneo Indah (CBI) Group dan 2 perusahaan lainnya, atas partisipasinya dalam mengurangi angka pengangguran di daerah. (WAHYU KRIDA/H)









