PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP berkolaborasi dengan Universitas Andalas atau Unand sukses melaksanakan prosesi pelepasan ekspor produk lidi sawit di halaman Istana Bung Hatta Bukittinggi.

Produk yang dihasilkan oleh alumni Inkubasi Bisnis UKMK Sawit BPDP ini menjadi bukti keberhasilan program pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM berbasis sawit.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, H Mahyeldi Ansharullah, yang didampingi oleh Kepala Divisi UKMK BPDP, Helmi Muhansah, Rektor Universitas Andalas, Dr Efa Yonnedi, CEO CV Surya Agro Nusantara, Muhammad Abdu Shadli, serta sejumlah pejabat daerah dan pelaku UMKM. Prosesi simbolis pelepasan ekspor dilakukan dengan pengguntingan pita oleh Gubernur Mahyeldi, menandai dimulainya pengiriman produk lidi sawit ke pasar internasional.

"Dari hasil pembinaan yang dilakukan BPDP dan Unand, kita berhasil mengekspor produk lidi sawit yang menghasilkan devisa. Mari kita lepas ekspor ini bersama-sama," ujar Gubernur Mahyeldi.

Dirinya juga berharap ke depannya muncul generasi pengusaha milenial baru yang mampu bersaing di tingkat global dengan memanfaatkan bahan dari sawit.

Kepala Divisi UKMK BPDP, Helmi Muhansah, menegaskan bahwa program pengembangan UKMK sawit telah menjadi agenda rutin.

"BPDP berkomitmen dalam mendukung keberlanjutan sektor sawit melalui berbagai inisiatif, termasuk pemberian akses dana kepada petani sawit yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan provinsi," tutur Helmi.

Rektor Universitas Andalas, Dr Efa Yonnedi, mengapresiasi kerja sama strategis dengan BPDP yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

"Alumni Inkubasi Bisnis UKMK Sawit BPDP ini adalah bukti nyata kesuksesan pembinaan yang dilakukan sejak tahun 2021," ungkapnya.

Produk lidi sawit dari alumni Inkubasi Bisnis ini menunjukkan potensi besar dalam sektor UMKM berbasis sawit untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional. Pelepasan ekspor ini menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi para pelaku usaha muda di Sumatera Barat.(TESTI PRISCILLA)