PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Selama bulan Februari 2025, aktivitas penumpang udara di Kalimantan Tengah menunjukkan konsentrasi tertinggi di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya.

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, sebanyak 52,55 persen penumpang menggunakan bandara ini sebagai tempat transit utama mereka.

"Aktivitas penumpang udara di Kalimantan Tengah menunjukkan konsentrasi tertinggi di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya," kata Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti pada Minggu, 27 April 2025.

Di posisi berikutnya, Bandara Iskandar yang terletak di Kotawaringin Barat menyumbang 34,23 persen dari total penumpang di provinsi tersebut.

"Sementara itu, Bandara H Asan di Kotawaringin Timur mencatatkan 9,40 persen, sedangkan bandara-bandara lain hanya melayani 3,82 persen dari total keseluruhan penumpang," katanya.

Selain arus penumpang, distribusi barang melalui transportasi udara juga mencatat pola serupa. Dari total volume arus barang yang mencapai 2.071 ton, Bandara Tjilik Riwut kembali memimpin dengan kontribusi sebesar 76,15 persen.

"Bandara Iskandar di Kotawaringin Barat berada di urutan kedua dengan 15,84 persen distribusi arus barang. Diikuti oleh Bandara H Asan yang menangani 7,10 persen dari total volume barang yang diangkut melalui udara di wilayah ini," jelasnya.

Bandara-bandara lain di Kalimantan Tengah menyumbang porsi distribusi barang yang relatif kecil, yakni hanya 0,91 persen.

Data ini mencerminkan peran strategis Bandara Tjilik Riwut sebagai pusat aktivitas penerbangan, baik untuk penumpang maupun distribusi barang.

Peran signifikan Bandara Tjilik Riwut juga menggarisbawahi pentingnya pengembangan fasilitas dan layanan di bandara ini guna mendukung pertumbuhan mobilitas udara di Kalimantan Tengah.(TESTI PRISCILLA/R)