BORNEONEWS, Sampit – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kotawaringin Timur Sanggul Lumban Gaol membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kotim di Aquarius Boutique Hotel Sampit, Minggu, 27 April 2025.
Dalam sambutannya, Sanggul menegaskan pelayanan kesehatan merupakan hak konstitusional setiap warga negara sebagaimana dijamin dalam Pembukaan UUD 1945, sejalan dengan tujuan nasional Indonesia untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Pembangunan kesehatan merupakan bagian penting dari pembangunan nasional yang berkelanjutan dan menyeluruh. Ini menuntut upaya, sumber daya, serta pengelolaan kesehatan yang berkeadilan, partisipatif, dan berkelanjutan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan,” kata Sanggul.
Tenaga kesehatan, termasuk bidan, memainkan peran vital dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.
Sebagai organisasi profesi, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) berfungsi tidak hanya dalam konteks profesional, tetapi juga sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang terus berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Muscab VIII IBI 2025 mengusung tema satukan langkah dalam transformasi kesehatan untuk penguatan pelayanan kebidanan berkesinambungan berbasis bukti.
Kegiatan ini menjadi forum tertinggi tingkat kabupaten, yang berfungsi sebagai wadah konsolidasi, pembinaan pengurus dan anggota IBI cabang serta ranting di Kotim.
Dalam Muscab ini, dilaporkan program kerja masa bakti 2020-2025, dirancang program kerja lima tahun ke depan, serta dilaksanakan pemilihan dan pengesahan ketua serta pengurus harian IBI Kabupaten Kotim masa bakti 2025-2030.
Sanggul berharap, melalui musyawarah ini, IBI dapat terus menjaga eksistensinya sebagai organisasi profesi yang andal, memperkuat peran bidan dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan berbasis bukti, serta membantu menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan stunting di Kotim.
“Dibutuhkan semangat perubahan, kolaborasi, dan komitmen kuat dari seluruh anggota IBI untuk memperkuat pelayanan kebidanan dan menciptakan generasi sehat dan kuat di masa depan,” pungkasnya.
Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap kiprah para bidan di Kotim, sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. (DEWI PATMALASARI/R)









