TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Anggota DPRD Barito Timur dari Partai Gerindra, I Putu Widid Septiawan, menyatakan kesiapannya maju sebagai Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Provinsi Kalimantan Tengah.

Nama Widid kini mencuat sebagai salah satu kandidat kuat dalam bursa pemilihan ketua organisasi sayap kepemudaan Partai Gerindra tersebut.

Tidar, yang merupakan akronim dari Tunas Indonesia Raya, adalah organisasi yang berfokus pada pembinaan, kaderisasi dan pemberdayaan generasi muda dalam semangat nasionalisme serta perjuangan politik.

Sebagai bagian dari keluarga besar Gerindra, Tidar telah menjadi wadah strategis dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan yang berkarakter dan berintegritas.

Kesiapan Widid maju sebagai Ketua Tidar Kalteng mempertegas kiprahnya di dunia politik, yang sebelumnya sudah teruji melalui keberhasilannya meraih suara terbanyak di Daerah Pemilihan 1 pada Pemilu Legislatif 2024 lalu.

Selain aktif di parlemen, Widid juga dikenal luas sebagai sosok muda yang konsisten membangun jejaring sosial dan mendukung pemberdayaan masyarakat di Barito Timur.

"Saya siap menjadi Ketua Tidar Kalteng, karena Tidar adalah sayap Partai Gerindra yang sudah mendunia. Ini kesempatan untuk membuktikan bahwa pemuda Barito Timur mampu tampil dan membawa perubahan positif," tegas Widid dalam pernyataannya di Tamiang Layang, Minggu, 27 April 2025.

Jika dipercaya memimpin, Widid berkomitmen memperkuat peran Tidar sebagai motor penggerak bagi regenerasi pemimpin muda di Kalimantan Tengah.

Ia berjanji akan mendorong berbagai program pemberdayaan, pendidikan politik, serta membangun jaringan kolaboratif yang solid antardaerah. 

"Saya ingin Tidar menjadi rumah besar bagi kreativitas, gagasan dan perjuangan generasi muda," tambahnya.

Saat ini, proses penjaringan calon ketua masih berlangsung di internal Tidar. Meskipun beberapa nama lain turut meramaikan bursa, kemunculan Widid dianggap membawa harapan baru akan lahirnya kepemimpinan yang visioner, energik dan berorientasi pada kemajuan daerah serta nasional. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)