PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan, menyoroti serius persoalan penyakit pada tanaman cabai.

Ia menyebut, masalah ini perlu menjadi perhatian serta dilakukan upaya pencegahan karena berpotensi berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat, khususnya para petani cabai lokal.

Menurut Yudhi, serangan penyakit terhadap tanaman cabai bisa menyebabkan penurunan produksi secara drastis, menurunkan kualitas hasil panen, hingga menyebabkan gagal panen. 

Kondisi ini tidak hanya merugikan petani secara langsung, tetapi juga dapat memicu gejolak harga di pasar.

"Ketika produksi cabai menurun, pasokan di pasar juga akan terganggu. Ini bisa membuat harga cabai melonjak tinggi, yang akhirnya berdampak pada daya beli masyarakat secara umum," ujar Yudhi, Minggu 27 April 2025.

Ia menambahkan, persoalan ini harus segera diantisipasi melalui langkah-langkah konkret, seperti pemberian pendampingan teknis kepada petani, penyediaan bibit tahan penyakit, serta dukungan penyuluhan tentang teknik budidaya yang lebih baik.

--page

Yudhi juga mendorong, dinas terkait untuk segera melakukan identifikasi jenis penyakit yang menyerang tanaman cabai serta menyiapkan langkah pencegahan serta penanganan cepat untuk meminimalkan kerugian petani.

"Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Jika mereka mengalami kerugian besar, maka akan berpengaruh luas terhadap perekonomian daerah," tegasnya. (MARINI/y)