PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz mengungkapkan kabar menggembirakan terkait kinerja sektor perbankan.

“Pada posisi Januari 2025, aset Bank Umum tercatat meningkat 14,29 persen secara tahunan (year-on-year) atau naik Rp10,71 triliun dari Rp74,97 triliun menjadi Rp85,68 triliun,“ kata Primandanu pada Senin, 28 April 2025.

Primandanu Febriyan Aziz menyatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan performa yang signifikan dibandingkan periode yang sama pada Januari 2024.

"Hal ini menunjukkan bahwa sektor perbankan di Kalimantan Tengah mampu menghadapi tantangan ekonomi dengan baik," ujarnya.

Pertumbuhan ini turut mencerminkan pengelolaan yang baik oleh Bank Umum dalam memperluas jangkauan layanan keuangan kepada masyarakat. Selain itu, peningkatan aset ini juga menjadi bukti bahwa sektor keuangan di Kalimantan Tengah tetap berada dalam kondisi stabil meski menghadapi tekanan ekonomi global.

Primandanu juga menyoroti pentingnya sinergi antara institusi keuangan, pemerintah, dan pelaku usaha untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ini. Ia berharap sektor jasa keuangan dapat terus menjadi penggerak utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Tengah menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan di sektor jasa keuangan.

"Kami berkomitmen untuk menjaga stabilitas sektor jasa keuangan demi mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan," tambahnya.

Dengan pencapaian yang signifikan ini, Kalimantan Tengah diharapkan mampu mempertahankan tren positifnya di sektor keuangan, yang pada akhirnya akan memberikan manfaat besar bagi perekonomian masyarakat lokal.

Keberhasilan ini menjadi bukti konkret atas kerja keras berbagai pihak dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika global yang semakin kompleks.(TESTI PRISCILLA/R)