BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz menyampaikan bahwa kinerja Bank Umum di wilayah tersebut menunjukkan peningkatan signifikan.
Data terbaru per Januari 2025 mencatat bahwa kredit atau pembiayaan mengalami kenaikan sebesar 6,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau year-on-year. Nilai kredit yang awalnya Rp46,64 triliun kini mencapai Rp49,63 triliun.
"Kalteng mencatat bahwa kredit atau pembiayaan mengalami kenaikan sebesar 6,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau year-on-year," kata Primandanu pada Senin, 28 April 2025.
Pertumbuhan ini sekaligus menegaskan stabilitas sistem keuangan di Kalimantan Tengah, dengan tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan atau NPL yang tetap terjaga di angka rendah.
"NPL tetap terjaga di angka rendah yakni sebesar 1,76 persen," tuturnya. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa sektor perbankan di Kalimantan Tengah terus berkembang dengan sehat dan terkendali.
Primandanu juga menambahkan bahwa peningkatan ini tidak hanya menunjukkan pertumbuhan aset finansial, tetapi juga mencerminkan peran penting perbankan dalam mendukung perekonomian lokal.
"Bank Umum di Kalimantan Tengah berhasil menjadi motor penggerak ekonomi daerah, terutama di tengah tantangan ekonomi global saat ini," ungkapnya.
OJK terus mendorong bank-bank di Kalimantan Tengah untuk memperkuat inovasi dan layanan agar dapat semakin mendukung kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha di wilayah tersebut.
Primandanu menegaskan, komitmen yang kuat dari pihak perbankan menjadi kunci dalam menjaga performa positif ini.
Peningkatan kredit dan pembiayaan yang signifikan menjadi peluang bagi pelaku ekonomi lokal untuk lebih berkembang. Sektor-sektor produktif, seperti agrikultur dan perdagangan, diharapkan dapat terus mendapatkan akses pembiayaan yang lebih baik.
Dengan tren pertumbuhan ini, OJK Kalimantan Tengah optimistis terhadap masa depan perbankan di wilayah tersebut.
“Kami percaya bahwa kerja sama yang baik antara OJK dan lembaga perbankan akan terus membawa dampak positif bagi perekonomian Kalimantan Tengah,” pungkas Primandanu.(TESTI PRISCILLA/R)









