PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Menteri BUMN, Aminuddin Ma’ruf, menghadiri Puncak Dharma Santi BUMN 2025 yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah atau TMII baru-baru ini.

Dalam acara tersebut, Aminuddin menegaskan pentingnya nilai-nilai Dharma yang dijunjung umat Hindu sebagai pondasi dalam membentuk kepemimpinan yang etis dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Aminuddin tampil mengenakan batik sawit, produk mitra binaan Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP, yang diproduksi oleh CV Smart Batik Indonesia.

Batik ini merupakan jenis batik tulis ramah lingkungan yang menggunakan lilin batik (malam) berbahan sawit dan pewarna alami. Motif yang dikenakan, “Sekar Jagad,” menggambarkan keindahan keberagaman Indonesia.

CEO Smart Batik, Miftahudin Nur Ihsan, mengungkapkan kebanggaannya atas dukungan Aminuddin terhadap produk batik sawit. Ihsan menyebut bahwa Aminuddin dan istrinya telah membeli banyak produk batik sawit pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 di ICE BSD.

”Beliau sangat mendukung upaya kami yang melibatkan puluhan ibu-ibu pembatik,” ujar Ihsan dalam rilisnya pada Senin, 28 April 2025.

Ihsan, yang merupakan alumni penerima beasiswa LPDP, menambahkan bahwa apresiasi dari tokoh seperti Aminuddin menjadi kabar gembira bagi para pembatik.

“Ini adalah bentuk penghargaan atas karya mereka, dan kami sangat senang produk kami digunakan dalam acara penting seperti ini,” katanya.

Batik sawit yang dikenakan Aminuddin tidak hanya menjadi simbol keberagaman, tetapi juga inovasi dalam industri batik.

Dengan memanfaatkan potensi alam Indonesia, Smart Batik terus berkomitmen untuk menghasilkan produk ramah lingkungan yang dapat menjangkau pasar lebih luas.

Melalui dukungan terhadap produk lokal seperti batik sawit, Aminuddin Ma’ruf menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai Dharma yang menjadi tema utama dalam acara Dharma Santi BUMN 2025.(TESTI PRISCILLA/R)