PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Guna memperluas akses pembayaran pajak daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini telah menjalin kerjasama dengan PT Pos Indonesia.

Kepala Bapenda Kobar, M. Nursyah Ikhsan,Senin, 28 April 2025 menjelaskan kerjasama yang telah dimulai sejak 24 April 2025 ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Melalui tambahan kanal pembayaran ini, kami ingin memastikan masyarakat, khususnya di daerah yang belum tersentuh layanan perbankan atau digital lainnya, tetap dapat dengan mudah membayar pajak daerah,” jelas M. Nursyah Ikhsan.

M. Nursyah Ikhsan menjelaskan inisiatif ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem pembayaran yang lebih aman, cepat, dan terintegrasi.

"Melalui aplikasi Pospay maupun loket di seluruh kantor pos, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak reklame, hingga pajak restoran kini bisa dilakukan dengan praktis dan langsung tercatat secara real-time dalam sistem kami," jelas M. Nursyah Ikhsan.

M. Nursyah Ikhsan menegaskan bahwa dengan hadirnya berbagai kanal pembayaran, masyarakat diharapkan dapat merasakan kemudahan, kenyamanan, serta keamanan dalam menunaikan kewajiban perpajakan mereka.

"Pembayaran melalui kanal resmi akan langsung tersinkronisasi dengan sistem Bapenda, sehingga verifikasi data akan jauh lebih mudah dan akurat ke depannya," jelas M. Nursyah Ikhsan.

M. Nursyah Ikhsan mengimbau seluruh wajib pajak untuk memperhatikan beberapa hal penting, yakni membayar pajak sebelum jatuh tempo untuk menghindari sanksi administrasi, memastikan data objek dan subjek pajak sesuai, serta menyimpan bukti pembayaran sebagai dokumentasi.

"Komitmen kami adalah terus menghadirkan pelayanan publik yang prima, transparan dan akuntabel. Inovasi serta kolaborasi strategis akan terus kami dorong demi mengoptimalkan sistem pemungutan pajak daerah," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/j)